WASPADA ULAR DI LINGKUNGAN RUMAH


Persiapan Menghadapi Ular Masuk ke Rumah

Senin, 3 Januari 2022. Musim hujan telah tiba. Bebarengan jg dengan waktu menetasnya telur beberapa spesies ular di sekitar rumah kita.

Berikut informasi dan fakta tentang ular di sekitar rumah :

1. Bulan september – oktober hingga nanti maret adalah waktu menetasnya telur ular kobra (dan beberapa ular lain) yang sudah di keluarkan induknya 2-3 bulan lalu.

2. Setelah telur menetas, *anak ular akan langsung bergerak ke segala penjuru* arah untuk mencari air dan makanannya

3. Ular *tidak menyusui* dan tidak tinggal dengan induknya. Si induk ular sudah pergi meninggalkan telur sesaat setelah di sembunyikan dalam lubang untuk ditetaskan.
Induk Ular kobra tidak mengerami telur.

4. Ketika ada hujan atau genangan air, akan memaksa ular (anak atau dewasa) berpindah mencari tempat kering. *Ular kobra lebih suka bersembunyi di tempat yg kering* tinimbang di genangan air

5. Insting ular kobra mencari makan akan mendekati area dengan bau :
– tikus
– kodok, katak
– kadal
– cicak, dll

6. Ular akan bertahan di satu tempat yang banyak makanannya dan juga ada lokasi sembunyi yg aman dan kering . *Dia akan berpindah jika tidak menemukan makanan.*

Apa yang sekarang perlu disiapkan oleh warga agar rumah tidak kemasukan ular ?

1. *Bersihkan area kebun, pindahkan pot pot , tata ulang. * Tumpukan material di rapikan, sampah buang secara rutin. Jika induk kobra menaruh telur di halaman rumah, bisa di ketahui jika kita menyapu/ menggali / memindahkan material yang tidak terawat.

2. *Pasang lem tikus* untuk mengurangi / membasmi tikus di rumah dan sekitar. Tikus memgeluakan bau, kotoran yang memancing ular datang

3. Saat setelah hujan selalu cek lubang lubang di halaman dan sekitar rumah yang kering dengan diterangi senter.

4. Semprot mewangian ruangan di dalam rumah. Wangi menyengat tidak disukai oleh ular karena mengganggu penciumannya terhadap mangsa dan musuh. Wangi menyengat hanya efektif di ruang tertutup. Bukan di teras atau halaman rumah terbuka.

5. Siapkan alat bantu menangani ular dirumah. Pelajari mengenali / identifikasi ular sekitar rumah.

6. Latih keluarga yang harus dilakukan jika bertemu ular. STOP – Jangan Pegang Ular – Jangan Bunuh Ular – Amati pergerakan ular dan jika memungkinkan Isolasi pergerakan ular – panggil tim snake rescue terdekat.

7. Jika dalam kondisi darurat bisa menghubungi tim Snake Rescue terdekat. Call center Indonesia Snake Rescue di wa.me/628176800446 dan call center 112

8. Juga dapat menghubungi Kantor pemadam kebakaran bidang penyelamatan terdekat atau komunitas Reptile di sekitar.

9. Tidak perlu panik jika ada ular masuk ke rumah. *Hindari menyentuh, memegang atau menangani ular* jika tidak terlatih.

Hanya 20% ular di sekitar kita yang berbisa tinggi. 80% lainya ular yang tidak berbahaya dan bermanfaat bagi kita. Di pulau Jawa, ada 110 an spesies ular, yang berbisa tinggi sekitar 16-17 spesies saja.

*Kenali, Waspada, tapi jangan bunuh ular*

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.